Bupati Majalengka Laporkan Kinerja 2025, Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6,86 Persen Dan PAD Lampau Target Capaian Rp 721,515 Miliar

 

Bupati Majalengka, Eman Suherman serahkan LKPJ kepada Ketua DPRD Majalengka di ruang Paripurna. (Foto: Eko)

DENGGOL Bicara Siapa Dia:Makin Baik Ekonomi Untuk Rakyat

SORANA.CO.ID-MAJALENGKA JAWA BARAT: Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Majalengka, Senin, 30 Maret 2026.

Dalam paparannya, Eman menyoroti capaian indikator makro ekonomi yang dinilai menunjukkan tren positif sepanjang tahun lalu. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Majalengka tercatat meningkat dari 6,38 persen pada 2024 menjadi 6,86 persen pada 2025. Bahkan, pada triwulan II 2025, pertumbuhan ekonomi sempat menyentuh angka 9,01 persen.

“Capaian ini menjadikan Kabupaten Majalengka sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Barat, sekaligus melampaui pertumbuhan ekonomi provinsi yang berada di angka 5,32 persen,” kata Eman dalam sidang paripurna.

Dari sisi fiskal, pemerintah daerah mencatat realisasi pendapatan sebesar Rp3,167 triliun atau 101,12 persen dari target Rp3,131 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga melampaui target dengan capaian Rp721,515 miliar atau 100,80 persen.

Adapun belanja daerah dialokasikan sebesar Rp3,143 triliun dengan realisasi mencapai Rp3,039 triliun atau 96,67 persen. Anggaran tersebut, menurut Eman, digunakan untuk mendukung berbagai urusan pemerintahan, termasuk pelayanan dasar yang menyerap Rp1,794 triliun.

Pada sektor kesejahteraan, sejumlah indikator menunjukkan perbaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 71,37 menjadi 72,37 poin, sekaligus menjadi yang tertinggi di wilayah Ciayumajakuning.

Jumlah penduduk miskin juga tercatat menurun sebanyak 5.910 orang, sehingga tingkat kemiskinan turun menjadi 10,31 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ikut menurun menjadi 3,62 persen, terendah dalam lima tahun terakhir.Di bidang kesehatan, angka harapan hidup masyarakat Majalengka mencapai 75,32 tahun, melampaui target awal sebesar 71,65 tahun.

Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Majalengka juga meraih 18 penghargaan dari berbagai lembaga. Eman menyebut capaian tersebut sebagai hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta masyarakat.“Sinergi yang telah terbangun ini diharapkan terus ditingkatkan untuk mewujudkan Majalengka yang langkung sae,” ujarnya.(www.sorana.co.id//ras/@eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here