
Tampak dalam gambar korban tabrak supir angkot Foto:Info Medan Sumut
DENGGOL Bicara Siapa Dia:Polisi Harus Tindak Tegas
SORANA.CO.ID-BELAWAN MEDAN SUMUT:Suasana di Jalan KL Yos Sudarso, Pekan Labuhan, mendadak mencekam pada Senin sore (2/2/2026). Sebuah kecelakaan lalu lintas fatal terjadi tepat di depan Gudang Bulog Labuhan Deli sekitar pukul 15.30 WIB. Insiden tragis ini merenggut nyawa seorang wanita yang sedang mengendarai sepeda motor, menambah deretan kecelakaan maut di jalur logistik Medan-Belawan tersebut.
Korban diketahui bernama Jentina Siburian, seorang warga yang beralamat di Jalan Rawe VI, Lingkungan VIII, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan. Korban saat itu tengah melaju menggunakan sepeda motor Yamaha Vega R dengan nomor polisi BK 6064 SU sebelum maut menjemput di tengah padatnya arus lalu lintas sore hari.
Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan ini dipicu oleh aksi tidak bertanggung jawab pengemudi angkutan kota (angkot). Angkot tersebut dilaporkan melaju dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan sebelum akhirnya menghantam sepeda motor yang dikendarai oleh korban dan melarikan diri dari kejadian tersebut.
Benturan yang sangat keras menyebabkan korban terpental dari kendaraannya. Kondisi korban dilaporkan sangat memprihatinkan, di mana Jentina mengalami luka parah di bagian kepala dan mengalami patah kaki yang cukup serius. Akibat luka-luka yang dialaminya, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Saksi di lokasi menyebutkan bahwa angkot tersebut tampak sedang terburu-buru dan melakukan manuver berbahaya di jalur yang sering dilintasi kendaraan berat. “Angkotnya kencang sekali, ugal-ugalan salip sana-sini sampai akhirnya menabrak ibu itu dan dia melarikan diri,” ujar salah seorang warga yang melihat kejadian tersebut dengan nada geram.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berlarian mencoba memberikan pertolongan, namun kondisi Jentina sudah tidak bernyawa dengan darah yang mengucur deras di aspal. Arus lalu lintas di Jalan KL Yos Sudarso sempat mengalami kemacetan panjang karena banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat proses evakuasi.
Sepeda motor Vega R milik korban tampak mengalami kerusakan di bagian bodi akibat hantaman keras dari angkot tersebut. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Pelabuhan Belawan segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat guna penyelidikan lebih lanjut.
Identitas sopir angkot yang diduga menjadi penyebab kecelakaan saat ini tengah dalam penelusuran lokasi oleh pihak berwajib. Warga mendesak agar kepolisian menindak tegas sopir-sopir angkot yang kerap mengabaikan keselamatan pengguna jalan lain demi mengejar setoran, terutama di jalur rawan seperti Labuhan Deli.
Jenazah Jentina Siburian kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga melalui kakak korban di Kelurahan Tangkahan untuk proses persemayaman. Isak tangis keluarga pecah saat mendengar kabar bahwa Jentina meninggal dunia dalam perjalanan pulang dengan cara yang tragis.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pihak berwenang untuk lebih memperketat pengawasan terhadap angkutan umum di wilayah Medan Labuhan. Jalur KL Yos Sudarso yang merupakan urat nadi menuju pelabuhan seharusnya mendapatkan perhatian ekstra agar aksi ugal-ugalan sopir angkot tidak terus memakan korban jiwa di masa mendatang.Source INFO MEDAN SUMUT https://www.facebook.com/groups/570425573885035-(www.sorana.co.id//ras/litsus)






























