
Ketua Komite Ekraf, H.Baya mendampingi Wabup Majalengka diantar motor klasik yang dipajang. (Foto: Eko)
DENGGOL Bicara Siapa Dia:Peningkatan Ekonomi Lebih Baik
SORANA.CO.ID–MAJALENGKA JAWA BARAT: Gedung Majalengka Creative Center (MCC) dipenuhi deretan motor klasik dan modifikasi, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut digelar Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Majalengka bersama komunitas motor Clown MC.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 28-29 Agustus 2026, ini tidak hanya menghadirkan pameran otomotif. Pelaku UMKM juga ikut ambil bagian dengan memasarkan berbagai produk, mulai dari sektor otomotif hingga makanan dan minuman.
Ketua Komite Ekraf Majalengka H. Baya menjadi salah satu penggerak kegiatan tersebut. Kolaborasi dengan komunitas otomotif ini menjadi bagian dari upaya memanfaatkan MCC sebagai ruang kreativitas sekaligus mempertemukan komunitas dengan pelaku UMKM.
1. Puluhan motor klasik mulai dipajang
Pada hari pertama, sekitar 17 motor telah dipajang di area MCC. Jumlah tersebut diperkirakan bertambah pada puncak kegiatan yang berlangsung Sabtu (29/8/2026).
Ketua Komunitas Clown MC, Barnes, mengatakan sejumlah pemilik motor dan pelaku usaha bengkel restorasi mulai berdatangan untuk mengikuti kegiatan.
“Untuk sekarang baru sekitar 17 motor. Besok pasti lebih banyak karena main event-nya besok,” ujar Barnes.
Ia menyebut sejumlah kendaraan klasik, termasuk Vespa, telah didatangkan untuk dipamerkan. Motor tersebut sekaligus menjadi media promosi bagi bengkel restorasi dan pelaku usaha otomotif.
“Alhamdulillah, teman-teman UMKM atau bengkel-bengkel restorasi mempercayakan kepada kita untuk mendisplay motornya, sekaligus memasarkan bengkelnya,” katanya.
2. Ekraf dorong MCC jadi ruang kreativitas
Menurut Barnes, kegiatan tersebut merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif bidang otomotif modifikasi.
“Ini sebenarnya kegiatan subsektor Ekraf yang masuk ke sektor otomotif modifikasi. Kebetulan Ekraf mendorong kita untuk membuat program seperti ini,” ucapnya.
Selain otomotif, kegiatan juga memberikan ruang bagi UMKM kuliner untuk berjualan. Konsep tersebut sejalan dengan upaya Komite Ekraf Majalengka yang diketuai H. Baya untuk mendorong MCC agar lebih aktif dimanfaatkan oleh komunitas dan pelaku ekonomi kreatif.
MCC diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan acara, tetapi berkembang menjadi ruang bertemunya berbagai komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk menghasilkan kegiatan kreatif.
3. Ada santunan untuk 20 anak yatim piatu
Kegiatan ini juga dibarengi dengan aksi sosial. Panitia memberikan santunan kepada 20 anak yatim piatu.
Pemberian santunan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menunjukkan bahwa aktivitas komunitas tidak hanya berkaitan dengan hobi, tetapi juga dapat dikemas dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka, serta Ketua Komite Ekraf Majalengka H. Baya.
4. Wabup ajak komunitas manfaatkan MCC
Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan mengajak berbagai komunitas untuk memanfaatkan MCC sebagai tempat melahirkan kreativitas.
Ia juga mendorong agar kegiatan komunitas dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas dan kekompakan.
Puncak kegiatan akan berlangsung Sabtu (29/8/2026). Selain jumlah motor yang dipamerkan bertambah, sejumlah komunitas motor lainnya juga dijadwalkan hadir.
Dengan semakin banyak komunitas yang berkegiatan di MCC, diharapkan gedung tersebut dapat menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif di Majalengka.
Bagi Ekraf Majalengka, kolaborasi bersama Clown MC ini menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan hobi, kreativitas, UMKM, dan kegiatan sosial dalam satu ruang. (www.sorana.co.id//ras/@eko)



























