KETUA FORTAN Raskhanna S Depari Peristiwa Mengenaskan Petani Sindang Tebar Bibit Baru : Ratusan Hektar Tanaman Padi Harus Tanam Ulang Dampak Terendam Banjir Di Indramayu

Ketua Fortan Raskhanna S Depari pantau lokasi sawah pertanian seperti lautan-Rabu-(4/2/2023) Foto Thio S Depari

DENGGOL Bicara Siapa Dia:Waspada Petani Gagal Tanam Padi…!

SORANA.CO.ID-INDRAMAYU JAWA BARAT:Dampak hujan deras terus menerus hampir belasan hari terlihat musim tanam rendeng tahun 2025-2026 para petani harus tanam ulang karena tanaman padi busuk terendam air di Desa Sindang Desa Sindang,Desa Penyindangan Kulon,Desa Dermayu,Desa Terusan,Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat-Rabu (4/2/2026)

Hal itu dijelaskan oleh Ketua Forum Tani Andalan (Fortan) RAskhanna  Depari untuk wilayah diatas tanaman padi sudah berkisar antara umur 10 s/d 25 hari tanam setelah hujan terus menerus dampak banjir membuat sawah tanaman padi milik petani kondisi busuk dan mati.

Sehinggqa sebagian besar harus tanam ulang di perkirakan mencapai luas 50 Hektar sehingga kondisi inin beban bagi petani karena sebagian sudah mengeluarkan biaya tanam,bahkan pemupukan pertama dan obat-obatan.

Kondisi sampai hari ini lokasi sawah di Jalan Kalen Kaji Sindang masih seperti lautan tidak terlihatb tanaman padi,ini sudah di prediksi petani harus buat tebaran bibit baru untuk di lakujkan tanam ulang.(sorana.co.id//ras/thio s depari)

RANGKUMAN BERITA TANAMAN PADI DAMPAK BANJIR 

Intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan ratusan hektar lahan persawahan di wilayah Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, terendam banjir.

Kondisi ini memaksa para petani gigit jari lantaran persemaian padi yang baru saja ditanam menjadi mati membusuk akibat genangan air yang tak kunjung surut.Intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir mengakibatkan ratusan hektar lahanpersawahan di wilayah Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, terendam banjir.

Menanggapi bencana tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu bergerak cepat. Pihaknya saat ini tengah menyusun dan mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Pertanian RI guna meringankan beban para petani yang terdampak.

Foto :Rahmat Tarigan

Bantuan Diajukan ke Menteri

“Sedang kita ajukan ke Kementerian Pertanian mas,” kata Sugeng Heryanto Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu.”Bantuan yang akan diberikan berupa benih” tambahnya

Berdasarkan pantauan di lapangan, luasan lahan yang terdampak mencapai ratusan hektar. Air hujan yang meluap tidak hanya menggenangi area persawahan, tetapi juga merusak sistem irigasi di sekitar areal persawahan.Dampak paling nyata adalah pada sektor persemaian bibit padi yang baru berumur beberapa hari terpantau mati karena terendam air terlalu lama.

Membusuk Akibat Banjir .Sementara itu, salah satu petani dari desa Muntur, mengungkapan kegelisahannya karena tanaman persemaian padinya terlihat membusuk akibat banjir.Source : Kabar Cirebon-(www.sorana.co.id//ras/litsus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here