
DENGGOL Bicara Siapa Dia:Awasi BBM Bersubsidi
SORANA.CO.ID-MAJALENGKA JAWA BARAT: Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mengingatkan potensi gangguan pasokan energi akibat memanasnya situasi geopolitik global. Ia meminta masyarakat tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Pernyataan itu disampaikan Ateng saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama puluhan jurnalis dan ratusan warga di Rumah Aspirasi, Jalan Cigasong, Desa Selagedang, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Selasa, 17 Maret 2026.
“Saya mengimbau masyarakat tidak menimbun dan tidak menyalahgunakan BBM subsidi,” kata Ateng dalam dialog terbuka bersama jurnalis.Menurut Ateng, eskalasi konflik di Timur Tengah pada kuartal pertama 2026, yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, telah memberi tekanan pada rantai pasok energi global.
Kondisi itu berpotensi memicu kenaikan harga BBM, khususnya jenis subsidi, yang berdampak langsung pada fiskal negara.“Kenaikan harga BBM subsidi akan memberikan tekanan signifikan terhadap APBN,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalur distribusi energi dunia seperti Selat Hormuz menjadi titik krusial yang rentan terganggu. Sekitar 20 juta barel minyak per hari atau hampir seperempat perdagangan minyak global melintasi kawasan tersebut.
“Jika terjadi gangguan di Selat Hormuz, dampaknya bisa mengarah pada krisis energi global,” kata dia.Ateng mengusulkan pemerintah menyiapkan paket kebijakan penghematan energi serta langkah perlindungan fiskal untuk mengantisipasi dampak gejolak global tersebut.
Terkait ketersediaan BBM di dalam negeri, Ateng memastikan stok nasional dalam kondisi aman. Ia menjelaskan, isu cadangan BBM selama 24 hari berkaitan dengan kapasitas distribusi dan penyimpanan, bukan kondisi riil stok nasional.
“Stok BBM nasional aman. Masyarakat tidak perlu khawatir, terutama menjelang hari raya,” ujarnya.Meski demikian, ia mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak dan efisien di tengah ketidakpastian global. (www.sorana.co.id//ras/@ eko)































