Ditjen Mineral Kementerian ESDM Dewi Agus K Dengan Anggota Komisi V DPR-RI Fraksi Golkar Daniel Mutaqim Resmikan 10 Unit Sumur Bor Untuk Air Bersih Desa Sumbon Indramayu

 

DENGGOL Bicara Siapa Dia:Manfaat Sumur Bor Untuk Petani

SORANA.CO.ID-INDRAMAYU JAWA BARAT:Masyarakat di daerah yang sebelumnya mengalami kesulitan air kini kembali menikmati akses air bersih berkat pembangunan sumur bor oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sebanyak 10 titik sumur bor diresmikan secara langsung di Desa Sumbon, Blok Talun, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Peresmian ini dihadiri oleh Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral, Ditjen Mineral Kementerian ESDM, Dewi Agus K, serta Anggota Komisi V DPR-RI dari Partai Golkar, Haji Danil Mutaqim, pada Selasa (5/5/2026).

Dukungan untuk Ketahanan Pangan dan Kebutuhan Warga Sumur bor ini dibangun tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan air bersih rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung sektor pertanian. Dengan total kapasitas debit air yang signifikan, fasilitas ini diperkirakan mampu melayani irigasi untuk lahan sawah seluas hingga 300 hektare.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung swasembada pangan nasional, terutama di wilayah yang sering mengalami kekeringan atau bergantung pada hujan (tadah hujan).Haji Danil Mutaqim menekankan pentingnya ketersediaan air sebagai faktor kunci produktivitas pertanian.

“Air merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi. Program ini efektif membantu masyarakat di daerah sulit air,” ujarnya.Kondisi Lapangan dan TeknisSebelumnya, Kuwu Desa Sumbon, Haji Tarjo, mengungkapkan bahwa wilayahnya sempat mengalami kelangkaan air akibat kondisi alam yang tandus.

Berkat survei geolistrik, sumber air tanah ditemukan pada kedalaman 130–150 meter dengan estimasi debit 2–5 liter per detik.Untuk memastikan distribusi yang optimal, pembangunan sumur bor ini dilengkapi dengan:Rumah pompa.Tangki air berkapasitas 5.000 liter.

Sistem perpipaan standar teknis.Rencana pembangunan saluran irigasi tersier untuk efisiensi distribusi ke sawah-sawah warga.Komitmen PemerintahKementerian ESDM bersama Komisi V DPR-RI berkomitmen untuk terus meningkatkan anggaran program pengeboran air tanah dalam di seluruh Indonesia.

Hingga akhir tahun 2025, Badan Geologi telah membangun banyak unit sumur bor di berbagai wilayah, termasuk 10 unit terbaru di Indramayu ini, untuk memastikan hak dasar masyarakat atas air bersih terpenuhi.

Menteri Pekerjaan Umum (dalam konteks berita disebut terkait peninjauan) juga menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur air ini bertujuan mengantisipasi musim kemarau dan menjaga keberlanjutan produksi pangan.(www.sorana.co.id//ras/yadi/ruspani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here