Warga Pagedangan Bongkar Dugaan Pungli Bansos dan Dana BUMDes Ratusan Juta

 

SORANA.CO.ID- INDRAWAYU JAWA BARAT : Amarah warga Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, akhirnya meledak. Pada Rabu (29/4/2026), mereka secara resmi melaporkan dugaan pungutan liar bansos dan penyimpangan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ke Kapolres Indramayu.

‎Laporan itu bukan sekadar keluhan. Warga menyebut pungli sudah berlangsung sejak 2021 dan menyasar penerima bantuan sosial seperti PKH dan BLT. Setiap kali pencairan, penerima diduga dipotong Rp20 ribu hingga Rp25 ribu. Pelaku yang disebut dalam laporan adalah istri salah satu perangkat desa.

‎Yang lebih besar, dana BUMDes juga jadi sorotan. Sejak 2017 hingga 2025, total anggaran yang diduga diselewengkan mencapai ratusan juta rupiah. Puncaknya pada 2025, alokasi dana desa untuk BUMDes tercatat lebih dari Rp164 juta.

‎Dua program ketahanan pangan menjadi titik kritis: budidaya kambing dan pembagian bibit ayam. Warga menduga bantuan itu fiktif. Nama kelompok masyarakat disebut-sebut hanya dipakai sebagai kamuflase untuk kepentingan pribadi, sementara bantuan tak pernah sampai ke tangan yang berhak.

‎“Kami minta polisi usut tuntas, jangan berhenti di laporan,” kata salah satu pelapor.

‎Tembusan laporan juga sudah dikirim ke Bupati Indramayu, Kejaksaan Negeri, dan Inspektorat. Jika terbukti, kasus ini bisa jadi pintu masuk audit menyeluruh terhadap pengelolaan dana desa di Pagedangan.  (Ridwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here