Proyek Pemeliharaan Jalan Tonjong Kolot Jalan Mulus, Hidup Ikut Ngegas’’ Cerita Petani Tonjong ‘’ Nggak Lagi Takut Jatuh Di Aspal

Pengguna jalan melintasi jalan Tonjong Kolot yang telah diperbaiki. (Foto: Eko)

DENGGOL Bicara Siapa Dia:Jalan Mulus Transpotasi Ekonomi Lancar

SORANA.CO.ID-MAJALENGKA JAWA BARAT: Kalau jalan rusak itu ujian kesabaran, maka warga Tonjong sudah lulus dengan predikat cum laude. Bertahun-tahun mereka berdamai dengan lubang, genangan, dan risiko jatuh yang datang tanpa aba-aba. Tapi Kamis (30/4/2026) ini rasanya beda. Jalan Tonjong Kolot akhirnya mulus. Aspalnya rata. Dan, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, lewat situ nggak lagi terasa seperti ikut lomba bertahan hidup.

Edi (64), petani asal Tonjong, adalah salah satu yang paling merasakan perubahan itu. Dulu, kata dia, jalan tersebut sering jadi biang kecelakaan. Motor oleng, pengendara jatuh—itu pemandangan yang terlalu biasa.“Dulu mah sering aya nu murag (jatuh), jalanna rusak. Sekarang geus alus, jadi leuwih aman,” kata Edi, dengan nada lega yang nggak dibuat-buat.

Buat Edi dan petani lain, jalan bukan sekadar penghubung titik A ke B. Jalan adalah urat nadi aktivitas: berangkat ke sawah, bawa hasil panen, sampai sekadar pulang tanpa deg-degan karena takut terpeleset di lubang yang entah muncul sejak kapan. Jadi ketika jalannya dibenerin, yang berubah bukan cuma permukaan aspal—tapi juga ritme hidup.

Proyek pemeliharaan Jalan Tonjong Kolot ini digarap oleh CV Haidar Putra Pradana dengan anggaran Rp199.370.905,19. Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) menyebut ini sebagai bagian dari komitmen memperbaiki infrastruktur jalan. Bahasa resminya sih begitu. Tapi buat warga, ini lebih sederhana: jalan jadi enak dilewati.

Meski begitu, Edi belum sepenuhnya puas. Bukan karena kurang bersyukur, tapi karena ia tahu masih ada “PR” lain yang belum disentuh: jalan Tonjong menuju Cikasarung.“Kalau bisa mah nu ka Cikasarung ogé dibenerkeun. Soalnya eta ogé sering dipaké warga,” ujarnya.

Harapan itu bukannya tanpa jawaban. Kepala Bidang Jalan Dinas PUTR Majalengka, Andi Eka Permana, bilang ruas Tonjong–Cikasarung masih dalam tahap evaluasi. Artinya, belum bisa dipastikan kapan akan diperbaiki.

“Masih kami evaluasi, nanti dilihat dari prioritas dan kemampuan anggaran,” kata Andi.Kalimat “menunggu prioritas” mungkin terdengar biasa di telinga birokrasi. Tapi bagi warga, itu artinya satu hal: sabar lagi. Bedanya, sekarang mereka menunggu dengan sedikit lebih ringan—karena setidaknya satu jalan sudah tak lagi jadi musuh harian.

Dan di Tonjong, jalan mulus bukan cuma soal infrastruktur. Ia adalah kabar baik yang sederhana, tapi dampaknya nyata: perjalanan lebih cepat, risiko berkurang, dan hidup—setidaknya sedikit—jadi lebih tenang.(www.sorana.co.id//ras/@eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here