Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka 323 Gedung Bangunan Sekolah Usulkan Program Revitalisasi Pada Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah

Salah satu bangunan SDN di Majalengka yang telah selesai di revitalisasi. (Foto: Eko)

DENGGOL Bicarea Siapa Dia:Usulan Perbaikan Gedung Sekolah

SORANA.CO.ID-MAJALENGKA JAWA BARAT: Pemerintah Kabupaten Majalengka mengusulkan revitalisasi 323 sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Usulan ini merupakan bagian dari upaya perbaikan infrastruktur pendidikan yang telah dipetakan sebelumnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma’ruf, mengatakan pemetaan kondisi sekolah telah dilakukan secara menyeluruh. “Sebanyak 323 sekolah sudah kami usulkan untuk mendapatkan program revitalisasi,” kata Umar, Rabu, 15 April 2026.

Ia merinci, usulan tersebut mencakup 39 satuan PAUD, 221 sekolah dasar, dan 63 sekolah menengah pertama. Menurut dia, langkah tersebut tidak dilakukan secara parsial, melainkan mencakup seluruh sekolah dengan kondisi serupa.

“Bukan hanya satu sekolah. Semua yang membutuhkan perbaikan sudah kami data dan diusulkan,” ujarnya.Di tengah proses pengajuan ke pemerintah pusat, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk perbaikan sejumlah sekolah. Pada 2026, sebanyak 22 sekolah ditargetkan mendapat perbaikan, terdiri dari 17 bangunan SD dan 5 SMP.

Umar menjelaskan, keterbatasan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) menjadi salah satu alasan perlunya pengajuan revitalisasi ke pemerintah pusat. Berdasarkan ketentuan, dana BOS hanya dapat digunakan maksimal 20 persen untuk pemeliharaan sarana dan prasarana.

“Penggunaan dana BOS lebih difokuskan untuk operasional. Untuk perbaikan berat, tidak mencukupi,” kata dia.Ia menambahkan, proses realisasi pembangunan fisik sekolah memerlukan tahapan administratif, mulai dari sinkronisasi data Dapodik, verifikasi lapangan, hingga penetapan anggaran di kementerian.

Umar memastikan, pemerintah daerah akan terus mengawal proses tersebut. “Kami berharap realisasi bisa segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih nyaman,” ujar dia. (www.sorana.co.id//ras/@eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here