
SORANA.CO.ID–JAWA BARAT: Hujan deras yang mengguyur Lapangan Sepak Bola Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Selasa pagi, 10 Februari 2026, tak menyurutkan pelaksanaan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127. Program lintas sektoral ini kembali digelar sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat perdesaan.
TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut menegaskan posisi desa sebagai titik awal pembangunan, sekaligus ruang kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga.
Bupati Majalengka Eman Suherman dalam sambutannya menyebut TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan instrumen untuk memperkuat relasi negara dengan masyarakat desa.
“TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Bukan hanya membangun jalan atau fasilitas, tetapi juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan,” kata Eman.
Ia menilai, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dan TNI selama ini berjalan cukup efektif dalam menjangkau wilayah-wilayah yang sulit disentuh pembangunan. Namun, Eman mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan agar tidak berhenti sebagai proyek jangka pendek.
Komandan Kodim 0617/Majalengka Letkol Inf. Fahmi Guruh Rahayu menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung agenda pembangunan daerah, terutama di kawasan perdesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur dasar.
TMMD ke-127 di Majalengka memfokuskan pekerjaan pada pembangunan dan pembukaan jalan penghubung Desa Sindangwangi–Desa Bantaragung, pengerasan badan jalan, pembangunan gorong-gorong dan tembok penahan tanah. Program ini juga mencakup rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, serta pendirian pos keamanan lingkungan.
Selain pembangunan fisik, TMMD turut menggelar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan pertanian, perkebunan, dan peternakan, layanan kesehatan, edukasi pertahanan negara, penanggulangan bencana, hingga sosialisasi bahaya narkoba dan judi online—isu yang kian menggerus ketahanan sosial masyarakat desa.Upacara pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan alat kerja secara simbolis oleh Bupati. (www.sorana.co.id//ras/@ eko)































